Allah Tidak Mengubah Keadaan Suatu Kaum Sampai Mereka…?

Ilmu baru, semoga dengan tulisan ini bisa menginspirasi para pembaca lain seperti tulisan ini menginspirasi saya 🙂

Suluk Blog : :

SALAH SATU penggalan ayat yang paling aneh dan janggal buat saya, adalah Qur’an Ar-Ra’d : 11, yang kerap diterjemahkan,

“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.” Q. S. [13] : 11

Di ayat itu sangat janggal: usaha sendiri lebih dominan daripada kehendak Dia yang Mahakuasa. Di mana peran Allahnya, kalau begitu? Kita hanya mengubah diri sendiri saja, cukup. Pasti berhasil. Allah sih ngikutin aja.

Di sisi lain, ada hadits riwayat muslim,

“Sesungguhnya Tuhanku berkata padaku: Wahai Muhammad! Sesungguhnya Aku kalau sudah menentukan sesuatu maka tiada seorang pun yang sanggup menolaknya”. (H. R. Muslim).

Di hadits ini, jelas ‘dominasi’ Dia. Keperkasaan Dia, Dia yang tak bisa diganggu gugat. Kok, nggak klop?

View original post 339 more words

Advertisements

Pernah kepikiran ga sih?

Pernah kepikiran ga sih, saat kalian bigung tentang suatu hal, terus kalian mengajukan hal tersebut dalam bentuk pertayaan yang sama ke orang yang berbeda, dan kalian mendapati jawaban yang berbeda juga, terus kalian penasaran kenapa si A menjawab begini, sedangkan si B menjawab begitu? Tapi kamu ngerasa baik si A dan si B itu ada benarnya, dan kamu menjadi bingung sendiri sebenarnya apa jawaban yang paling tepat untuk pertanyaan itu. Dan ujung-ujungnya kamu menyimpulkan kalau di dunia ini tidak ada hal yang salah, hanya masalah sudut pandang saja.

Mungkin si A menjawab begitu karena pengalaman hidupnya berbeda dengan si B, dan sangat mungkin si A tidak pernah merasakan menjadi si B, dan sebaliknya sehingga mereka punya jawaban yang berbeda.

Tapi disisi lain, si A dan si B ini gamau kalo jawaban mereka disamakan, mereka mau menang dengan pemikirannya masing-masing. Tapi kalian ngerasa mereka sebenarnya ga perlu begitu, karena kalian ngerasa si A dan si B sama-sama ada benarnya. Jadi ya.. gimana ya.. akhirnya kalian jadi ga fokus sama jawaban yang mereka kasih, kalian jadinya menganalisa sifat si A dan si B berdasarkan tingkat “pertahanan” mereka terhadap pemikirannya.

Menjadi Pribadi yang Lebih Baik

[CATATAN 3 JANUARI 2018]

Mengawali postingan di awal tahun ini, mari kita berdoa agar  bisa total berhijrah dengan dijadikan pribadi yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Aamin.

Sesuai dengan judulnya, pada postingan ini saya akan menuliskan ringkasan mengenai beberapa kiat agar kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya, sesuai yang diajarkan oleh agama kita, seorang muslim hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini.

Sebenarnya banyak hal yang dapat dilakukan agar kita bisa menjadi lebih baik, namun dalam postingan ini saya hanya akan membahas dua poin penting saja.

Continue reading “Menjadi Pribadi yang Lebih Baik”